9 September 2023 – Universitas Islam Malang

Malang (9/08) – Institut Hijau Indonesia bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Malang dan melibatkan seluruh aliansi BEM se-Malang Raya melaksanakan kegiatan Diskusi Publik Kaum Muda Untuk Indonesia dan Dunia 2050. Kegiatan ini bertujuan untuk mendengarkan dan mengumpulkan impian orang muda yang berasal dari multi komunitas dalam melihat gambaran dan ekspektasi untuk Indonesia di tahun 2050.

Mengusung tema “Bincang Pemuda dan Perubahan Iklim untuk Tahun 2050”. Institut Hijau Indonesia memilih aula Universitas Islam Malang (UNISMA) sebagai tempat pelaksanaan kegiatan diskusi. Tercatat ada sekitar 104 peserta dari beberapa kampus di kota malang yang turut hadir dalam acara diskusi.

Acara yang dibuka oleh utusan Walikota Malang ini dimulai dengan rangkaian diskusi panelis oleh Dirjen Pengendalian dan Perubahan Iklim Laksmi Dewanthi, Alumni Green Leadership Indonesia Mustika Indah Khairina, dan juga Koordinator BEM se-Malang Raya Abi Naga Parawansa.

Wakil Rektor Satu Universitas Islam Malang menyampaikan jika pihak Universitas sangat mengapresiasi kegiatan ini. Melalui kegiatan ini, harapannya kepedulian dan penyelesaian persoalan lingkungan hidup dapat dijadikan sebagai agenda bersama baik oleh mahasiswa maupun masyarakat umum lainnya.

Dalam sesi diskusi para pemantik yang dipandu oleh moderator menyampaikan konsentrasi masing-masing dalam upaya menekan laju perubahan iklim. Beberapa peserta antusias dalam memberikan pertanyaan singkat. Kegiatan berlangsung hingga pukul 12.30.

Setelah sesi makan siang, peserta kembali ke ruangan untuk bersama-sama mengikuti agenda Fokus Grup Diskusi Impian Kaum Muda dan Perubahan Iklim untuk Indonesia dan Dunia 2050. Kegiatan FGD sesi kedua ini difasilitasi oleh Dinamisator dari Institut Hijau Indonesia ini, Muhammad Ichlassul Amal selaku Organizing Committee, Didik Aprilianto, dan juga Syekhoh Sulthonah.

Kegiatan diskusi yang menggunakan metode Vibrant Facilitation ini diawali dengan peserta membentuk kelompok yang berisikan 7 orang dalam satu kelompok dan menuliskan tentang Best Moment, Best Dream dan Best Strength. Dalam diskusi ini, peserta diminta untuk menceritakan ketiga hal yang telah dituliskan kepada rekan satu kelompoknya, sehingga dalam diskusi peserta saling mengenal dan saling berbagi informasi.

Pasca memulai dengan saling mengenal satu sama lain, kegiatan dilanjutkan dengan menyaksikan tayangan ancaman krisis di tahun 2050 yang disampaikan oleh Najwa Shihab di kanal Narasi TV. Seluruh peserta khawatir dengan kondisi Indonesia di tahun 2050 setelah menyaksikan tayangan tersebut. Setelah menampilkan cuplikan video yang menggambarkan kekhawatiran di masa depan ini, peserta diminta untuk menyusun gagasan bersama tentang isu apa yang menjadi fokus mereka, apa yang sudah dan mungkin dilakukan, hingga apa harapan konkretnya di tahun 2050.

Setelah selesai berdiskusi dengan sangat proaktif, setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya bersama-sama dihadapan kelompok lainnya. Antusiasme peserta semakin terlihat saat presentasi dimulai dengan yel-yel yang unik dari setiap kelompok. 

Gerakan Indonesia dan Dunia 2050

Gerakan Indonesia dan Dunia 2050 merupakan salah satu inisiatif alumni Green Leadership Indonesia. Gerakan ini dibentuk untuk menghimpun harapan, gagasan, dan impian orang muda dari seluruh Indonesia. Menggunakan prinsip Pelibatan Orang Muda yang bermakna menjadikan ownership dari gagasan ini sepenuhnya dimiliki oleh orang muda.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan seluruh peserta mengisi impian mereka di laman https://indonesia2050.id/harapan/. Banyak harapan baik untuk Indonesia dari orang muda Bogor yang kemudian dirilis di web Indonesia 2050.

Kegiatan diakhiri dengan deklarasi bersama tentang ajakan kaum muda di seluruh Indonesia dan Dunia untuk bersama mengatasi perubahan iklim dengan gerakan kolektif. Bunyi deklarasi bersama ini sebagai berikut :

Dari Mahasiswa Malang untuk Indonesia dan Dunia 2050

Kami Mahasiswa Se-Malang Raya yang hadir dan berdiskusi tentang isu Perubahan Iklim dan  dampaknya pada masa depan Indonesia dan Dunia tahun 2050 di Aula Universitas Islam Malang tanggal  9 September 2023 dengan ini menyatakan:

  1. Tahun 2050 diprediksi banyak ahli menjadi tahun puncak multi krisis di planet bumi akibat pemanasan global dan perubahan iklim. Tidak banyak lagi waktu untuk kita bertindak bersama secara nyata dan berarti agar situasi yang sangat buruk dan mengerikan itu tidak terjadi.
  2. Kami mengajak generasi muda, di kota malang, di Indonesia dan di dunia untuk aktif secara bersama melakukan tindakan nyata dan bermakna yang dapat menekan laju pemanasan global dan perubahan iklim. Sekecil apapun tindakan kita bila dilakukan secara bersama dan terus menerus tentu akan berdampak baik bagi bumi dan  kehidupan antar generasi.
  3. Kami mendesak kepada Pemerintah Indonesia dan pemerintah Negara-negara lain di dunia untuk lebih menekan secara mendalam pengurangan emisi  penyebab pemanasan global dan perubahan iklim melebihi dari apa yang telah dilakukan saat ini dengan prinsip keadilan iklim (climate justice) agar kehidupan dimasa mendatang tidak sesuram apa yang diramalkan.

Kampanye Aksi Kaum Muda dan Perubahan Iklim di Car Free Day

Malang, (9/10) – Rangkaian kegiatan Diskusi Kaum Muda dan Perubahan Iklim dilanjutkan dengan gerakan Aksi Kaum Muda dan Perubahan Iklim. Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Car Free Day, di jalan Ijen Kota Malang. Kegiatan yang berlangsung sampai tengah hari ini melibatkan banyak mahasiswa dari berbagai kampus dan pemuda di kota malang. Mengusung tema penolakan atas krisis iklim, atensi publik mulai terbangun saat alumni Green Leadership Indonesia membawa alat peraga kampanye yang bertulisan “Sampahmu Tanggung Jawabmu” dan “Bumi Kita Hanya Satu”.

Tidak hanya menggaet atensi masyarakat di CFD, kegiatan kampanye ini juga menarik komunitas yang sedang menggalang aksi kampanye. Terdapat komunitas peduli disabilitas, dan juga komunitas yang peduli terkait kesehatan mental. Saling bertukar gagasan memberikan banyak sekali insentif baru dalam hal gerakan dan inovasi orang muda.

Kegiatan ini melibatkan 10 orang alumni Green Leadership Indonesia batch yang pertama dan kedua dari beberapa kota di sekitar Malang.

Oleh : Tim Indonesia dan Dunia 2050