Raya quratun ayyun putri hadi

15, Siswi, Aceh

Saya kita gak bisa memastikan semua ramalan itu berjalan secara lancar memang susah tertera dengan segnifikan namun adahalnya tuhan memiliki kehendak lain…

Jikalau berbicara bagaimana … cara kita agar di tahun 2050 2065 bahkan 2100 kita tidak didatangkan mimpi buruk yg bersangkutan dengan alama selayak dan sepantasnya manusia harus menjaga itu semua .. bagaimana pun juga manusia itu sebagai perusak terbesar …..

Tak kan ada polusi jikalau manusia tidak tamak akan materialistik.
Tak kan ada kelaparan jikalau manusia tidak konsumtif.
Bagaimana kita sendiri lah yg harus menjaga bumi kita.

Seharus dan sepantasnya manusia di berikan pemahaman yg benar untuk memahami bahwasannya bumi kita sedang tidak baik baik saja ..

Mungkin sebagian orng berpendapat” kan ada tehnologi untuk menjawabnya “!!!

Apakah semua harus bergantung pada tehnologi ?

Saya sempat berfikir mungkin saja kita menciptakan alat yg bisa memberikan akses keselamatan bagi permukaan bumi yg kita tinggali agar kita selamat dari dampak kekeringan tersebut ….

Namun terlintas lagi dalam benak saya, mungkin kita bisa membuatnya namun kita tak bisa menghalang takdir tuhan untuk memberikan bencana tersebut … kita hanya mampu melakukan bagaimana caranya agar kita tidak terkena dampak iklim tersebut

Jika pada tahun 2050 kita hidup seperti abad ke 1 bagaimana? …
Perlukah kita membuat mesin waktu untuk memastikan anak cucu kita selamat dari dampak pemanasan global…

Bagaimana mestina kita harus berada dalam ruls yg benar bahwasannya kita manusia … hanya kita yg bisa memperbaiki atas kesalahan dan kekotoran yg kita buat ….

Sekian daru saya Raya Quratun Ayyun Putru Hadi dari SMA Negeri 2 BANDA ACEH, Simpul Belajar BKSDA ACEH